Minggu, 25 Februari 2018

Senam Ergonomi


Senam Ergonomi


Ergonomi adalah pendekatan natural dalam bekerja, dimana seseorang setelah bekerja akan mengalami kelelahan. Kelelahan ini tentu saja akan mengakibatkan berkurangnya “performance” seseorang dan perlu diantisipasi dengan pendekatan istirahat yang sesuai dengan “Hukum alamiah dalam bekerja”. Umumnya pekerjaan saat ini menciptakan hipomobility dan cenderung memberikan pembebanan statik.

Hasil penelitian di Singapura,

Stres Penyebab Utama Sakitnya Karyawan


Stres Penyebab Utama Sakitnya Karyawan

Stres bisa menimbulkan banyak dampak negatif bagi tubuh dan kesehatan. Stres juga menjadi penyebab utama sakit jangka panjang terutama dikalangan para pekerja.

Untuk pertama kalinya studi menemukan stres menjadi penyebab utama ketidakhadiran pekerja dalam jangka waktu panjang. Penelitian yang dilakukan hampir di 600 organisasi ini juga menunjukkan hubungan antara keamanan kerja dan masalah kesehatan mental.



Dalam studi ini diketahui

Cintai Pekerjaan


Cintai Pekerjaan, Do What You Love and Love What You Do  
Hasil gambar untuk love my job

Dalam ergonomi, sistem kerja harus disesuaikan dengan pekerjanya (fit the job to the man) salah satunya adalah jenis dan bidang kerja harus disesuaikan dengan minat dan bakat pekerja dan yang pasti adalah dengan kecintaan dari pekerja. Apa itu kecintaan terhadap kerja?



Analisis Postur Kerja


Analisis Postur Kerja : OWAS

OWAS merupakan suatu metode yang digunakan untuk melakukan pengukuran tubuh dimana prinsip pengukuran yang digunakan adalah keseluruhan aktivitas kerja direkapitulasi, dibagi ke beberapa interval waktu (detik atau menit), sehingga diperoleh beberapa sampling postur kerja dari suatu siklus kerja dan/atau aktivitas lalu diadakan suatu pengukuran terhadap sampling dari siklus kerja tersebut. Konsep pengukuran postur tubuh ini bertujuan agar seseorang dapat bekerja dengan aman (safe) dan nyaman. Metode ini digunakan untuk mengklasifikasikan postur kerja dan beban yang digunakan selama proses kedalam beberapa kategori fase kerja. Postur tubuh dianalisa dan kemudian diberi nilai untuk diklasifikasikan. OWAS bertujuan untuk mengidentifikasi resiko pekerjaan yang dapat mendatangkan bahaya pada tubuh manusia yang bekerja.

Sabtu, 24 Februari 2018

SYARAT PEMASANGAN DAN PEMELIHARAAN APAR





SYARAT PEMASANGAN DAN PEMELIHARAAN APAR


Hasil gambar untuk pemberian foam pada api


Dalam rangka untuk mensiap siagakan pemberantasan pada mula terjadinya kebakaran, maka setiap alat pemadam api ringan penggunaannya harus sesuai dengan dasar hukum Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia nomor : Per-04/Men /1980 tentang : SYARAT – SYARAT PEMASANGAN DAN PEMELIHARAAN ALAT PEMADAM API RINGAN

A. PEMASANGAN APAR
  

Jumat, 23 Februari 2018

Cara atau Metode memadamkan Api

4 Cara atau Metode memadamkan Api/ Kebakaran
Api hanya bisa terbentuk jika tetrahedron api terbentuk, oleh karenanya, untuk memadamkan api berarti kita harus memutus pembentukan tetrhedron api. 4 Cara atau metode memadamkan api/kebakaran dijelaskan sebagai berikut:
 1.  Cooling

Kamis, 22 Februari 2018

TEORI API (FIRE TRIANGLE & TETRAHEDRON)

TEORI API (FIRE TRIANGLE & TETRAHEDRON)



Fire Triangle & Tetrahedron

Hasil gambar untuk api
Api adalah hasil dari oksidasi cepat pada suhu yang tinggi disertai dengan munculnya produk gas panas dan emisi radiasi yang terlihat maupun tak terlihat. Api dapat terlihat maupun tidak terlihat. Oksidasi umumnya terjadi dalam bentuk karat pada logam, tetapi dalam pembakaran yang menciptakan api, oksidasi berlangsung sangat cepat.

Secara tradisional pada konsep Segitiga Api (Fire Triangle), yang secara visual mewakili Bahan bakar (Fuel), Panas (Heat) dan Oksigen, digunakan untuk melambangkan kondisi yang diperlukan untuk terciptanya api. Api tidak dapat tercipta jika ada bagian dari segitiga yang hilang.

Postingan yang terbaru

Apa itu Safety Maturity Model?